DPMD Sikka Turunkan Tim Periksa Pengelolaan BUMDes Hoder

MAUMERE-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sikka menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Hoder, Kecamatan Waigete.
Pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul adanya persoalan dalam pengelolaan unit usaha ayam petelur BUMDes Hoder, termasuk kondisi kandang yang telah selesai dibangun namun hingga kini belum diisi ayam.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPMD Kabupaten Sikka, Ferdinandus Florianus, mengatakan pihaknya hari ini akan menurunkan tim untuk melihat secara langsung pengelolaan BUMDes Hoder.
Hal tersebut disampaikan Ferdinandus dalam wawancara dengan media ini pada Rabu (7/10/2026) malam.
“Dari DPMD hari ini turunkan tim untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Ferdinandus.
Menurut dia, tim yang diturunkan terdiri dari Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa bersama sejumlah staf.
Ferdinandus mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi pengelolaan BUMDes Hoder, termasuk persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan usaha yang dijalankan oleh BUMDes Hoder.
Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul informasi mengenai belum berjalannya unit usaha ayam petelur BUMDes Hoder, meskipun pembangunan kandang telah selesai sejak akhir Maret 2026.
Berdasarkan pantauan media ini pada Rabu (7/10/2026) siang, kandang ayam petelur BUMDes Hoder yang berada di RT 016/RW 008, Dusun Luah, masih dalam kondisi kosong.
Kandang berukuran sekitar 5×12 meter tersebut memiliki delapan rak kandang yang dibuat dari rangka balok kelapa dan bilah bambu. Kondisinya mulai dipenuhi debu dan kotoran.
Halaman depan dan belakang kandang juga dipenuhi semak serta rerumputan kering. Tidak terlihat papan nama yang menandakan bangunan tersebut sebagai kandang ayam petelur milik BUMDes Hoder.
Pintu kandang dalam kondisi terbuka. Lantai bangunan dipenuhi debu dan dedaunan kering.
Di sisi samping atas kandang terdapat satu tandon air berwarna kuning. Meteran listrik dan colokan listrik telah terpasang, namun belum dilengkapi lampu.
Informasi yang dihimpun media ini, pembangunan kandang mulai dikerjakan setelah dana usaha BUMDes tahap pertama sebesar Rp 121 juta diterima dari Pemerintah Desa Hoder pada Desember 2025.
Pembangunan kemudian dimulai sekitar Januari 2026 dan rampung pada akhir Maret 2026.
Setelah kandang selesai, ayam petelur direncanakan mulai didatangkan sekitar akhir April atau awal Mei 2026.
Dalam rencana usaha tersebut, BUMDes Hoder akan mengadakan ayam petelur jenis pullet, yakni ayam yang sudah mendekati masa bertelur.
Namun, hingga 7 Oktober 2026, ayam tersebut belum juga didatangkan sehingga kandang masih kosong sekitar enam bulan setelah selesai dibangun.
