Tiga WNA dan Satu WNI Terseret Arus di Perairan Pulau Pangabatang, Sikka Ditemukan Selamat

waktu baca 3 menit

MAUMERE-Empat penyelam yang sempat terseret arus kuat saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Keempatnya terdiri dari tiga warga negara asing (WNA) dan satu warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan tour guide.

Dua WNA asal Irlandia dan seorang tour guide asal Maumere ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin (5/10/2026) pagi. Sementara seorang WNA asal Austria telah lebih dahulu ditemukan pada Minggu (4/10/2026) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, Fathur, mengatakan pencarian pada Senin merupakan hari kedua operasi SAR setelah pihaknya menerima laporan mengenai empat penyelam yang belum kembali ke permukaan.

“Operasi SAR hari ini merupakan hari kedua untuk mencari tiga orang penyelam yang masih dalam pencarian. Ketiga korban tersebut terdiri dari dua orang WNA asal Irlandia dan satu orang WNI yang merupakan tour guide,” kata Fathur saat memberikan keterangan dari KN SAR Puntadewa, Senin.

Menurut Fathur, pencarian dilakukan sejak pagi dengan mengerahkan sejumlah unsur dan alat utama sistem pencarian dan pertolongan (alutsar), di antaranya KN SAR Puntadewa 250, Speed Polair KP Sukur, Sea Rider KN SAR Puntadewa, dan Rubber Boat Kantor SAR Maumere.

Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 09.00 WITA.

Tim SAR Gabungan menemukan dua penyelam asal Irlandia, yakni Dervla Mulligan (28) dan Darragh Mc Kierna (27), dalam kondisi selamat.

Keduanya ditemukan pada koordinat 08°32’23.83″ LS dan 122°26’04.114″ BT, sekitar 3,17 nautical mile (NM) dari lokasi awal kejadian.

Lima menit kemudian, tepat pukul 09.05 WITA, Speed Polair KP Sukur menemukan seorang WNI yang merupakan dive guide, Frederik Horimpun (39), juga dalam kondisi selamat.

Frederik ditemukan pada koordinat 08°33’37.61″ LS dan 122°26’10.13″ BT, sekitar 4,21 NM dari lokasi kejadian.

Sebelumnya, pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, Tim SAR Gabungan bersama nelayan telah menemukan seorang penyelam WNA asal Austria, Patricia Retter (42), di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale.

Dengan ditemukannya tiga penyelam pada Senin pagi tersebut, seluruh penyelam yang sebelumnya dilaporkan belum kembali ke permukaan akhirnya berhasil ditemukan.

Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai dan ditutup.

Berawal dari penyelaman di Pulau Pangabatang

Peristiwa tersebut bermula pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Enam orang yang terdiri dari dua dive guide lokal dan empat wisatawan mancanegara melakukan penyelaman di sekitar perairan Pulau Panga Batang. Lokasi penyelaman berjarak sekitar 16,6 NM dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Saat penyelaman berlangsung, arus laut di lokasi cukup kuat. Rombongan kemudian terpisah menjadi dua tim.

Tim pertama terdiri dari seorang dive guide WNI, Maria Rosa Hariana Djaa (25), dan seorang penyelam WNA asal Belanda, Bart Hazes (60). Keduanya berhasil kembali ke permukaan dalam kondisi selamat.

Sementara Tim Kedua terdiri dari dive guide WNI Frederik Horimpun serta tiga penyelam WNA, yakni Patricia Retter asal Austria, Dervla Mulligan dan Darragh Mc Kierna asal Irlandia.

Keempatnya sempat belum kembali ke permukaan dan diduga terseret arus.

Laporan kondisi membahayakan manusia tersebut diterima Kantor SAR Maumere pada Minggu sekitar pukul 14.10 WITA dari Riana selaku tour guide.

Pencarian kemudian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan bersama sejumlah unsur terkait.

Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, serta nelayan. Di antaranya Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, dan Satpolair Polres Sikka.

Setelah berlangsung selama dua hari, seluruh penyelam yang dilaporkan terseret arus akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Data enam penyelam:

Maria Rosa Hariana Djaa (25) – WNI, Maumere, tour guide Tim 1.

Bart Hazes (60) – WNA Belanda, penyelam Tim 1.

Patricia Retter (42) – WNA Austria, penyelam Tim 2, ditemukan 4 Oktober 2026.

Dervla Mulligan (28) – WNA Irlandia, penyelam Tim 2, ditemukan 5 Oktober 2026.

Darragh Mc Kierna (27) – WNA Irlandia, penyelam Tim 2, ditemukan 5 Oktober 2026.

Frederik Horimpun (39) – WNI, dive guide Maumere, penyelam Tim 2, ditemukan 5 Oktober 2026.

Seluruh korban dinyatakan selamat dan operasi SAR resmi ditutup setelah seluruh penyelam berhasil ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *