Gubernur NTT Kunjungi Pulau Palue, Camat Titip Masalah Jalan dan Air Bersih
MAUMERE-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Lagi, dan Kepala Dinas PUPR Propinsi NTT, mengunjungi Pulau Palue untuk meninjau langsung kondisi masyarakat dan wilayah tersebut pascagempa Flores.
Kunjungan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Palue karena menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah provinsi terhadap kondisi warga setelah bencana.
Camat Palue, Rudolfus Riba, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT yang telah datang melihat langsung keadaan masyarakat di Pulau Palue.
Menurutnya, kehadiran gubernur menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, terutama kebutuhan infrastruktur dasar pascagempa.
Camat Palue juga menyebut kunjungan tersebut memiliki nilai sejarah. Berdasarkan penuturannya, Gubernur NTT saat ini merupakan gubernur kedua yang datang langsung ke Pulau Palue setelah Gubernur Herman Musakabe yang berkunjung pada 1994.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah mau datang mengunjungi Palue dan melihat langsung kondisi masyarakat kami. Ini merupakan perhatian yang sangat berarti bagi masyarakat Palue,” ujar Camat Palue.
Ia berharap kunjungan gubernur tidak berhenti pada peninjauan lapangan, tetapi dilanjutkan dengan langkah konkret untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya dalam proses pemulihan pascagempa Flores.
Salah satu persoalan yang kembali disampaikan masyarakat adalah akses jalan. Kondisi geografis Pulau Palue serta keterbatasan infrastruktur membuat mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan menjadi tantangan tersendiri.
Selain akses jalan, ketersediaan air bersih juga menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius. Camat berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi yang berkelanjutan agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi.
“Kami berharap keluhan masyarakat, terutama soal akses jalan dan air bersih, bisa mendapat perhatian dari pemerintah. Mudah-mudahan setelah kunjungan ini ada tindak lanjut yang nyata,” harapnya.
Bagi masyarakat Palue, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda pemerintahan, tetapi juga menjadi harapan agar kondisi dan kebutuhan mereka dapat dilihat secara langsung serta mendapat perhatian dalam proses pemulihan pascabencana.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan