Pencarian Hari Kedua, Tim SAR Temukan Nelayan Watudiran, Sikka yang Hilang dalam Kondisi Meninggal Dunia

waktu baca 2 menit

MAUMERE-Tim SAR Gabungan menemukan Nikolaus Nong Bebi (41), nelayan asal Desa Watudiran, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menyuluh ikan di perairan Watudirang.

Nikolaus ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian, Rabu (12/8/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, membenarkan penemuan korban tersebut.

Fathur mengatakan, Tim Rescue Kantor SAR Maumere langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak keluarga pada Selasa (11/8/2026).

Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan rubber boat serta peralatan selam untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.“Pada hari kedua operasi pencarian, tepatnya pukul 11.55 WITA, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat berjarak sekitar 0,81 nautical mile dari perkiraan lokasi kejadian,” ujar Fathur.

Setelah ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi dari perairan dan diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.

Pamit Menyuluh Ikan, Tak Kunjung Pulang

Berdasarkan laporan keluarga, Nikolaus berangkat dari rumah pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 08.10 WITA untuk menyuluh atau mencari ikan di pesisir Pantai Watudiran.

Namun, hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah.
Keluarga bersama warga setempat kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga kejadian itu dilaporkan secara resmi kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.
Operasi pencarian kemudian dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan.

Unsur yang terlibat antara lain Tim Rescue Kantor SAR Maumere, Ditpolairud Polda NTT, Satpolairud Polres Sikka, Polsek Waigete, nelayan Desa Watudiran, serta masyarakat setempat.

Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *