Borong Dua Gol, Albertus Roga Bawa CBN Ngada ke Semifinal Soeratin Cup U-17, Siap Hadapi Perse Ende

MAUMERE-Kapten Citra Bakti Ngada (CBN), Albertus Roga, tampil sebagai salah satu pemain kunci saat membawa timnya melaju ke babak semifinal Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026.
Albertus Roga memborong dua gol ketika CBN Ngada menyingkirkan Persebata Lembata dengan skor 3-1 pada babak perempat final di Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu (9/8/2026).
Kemenangan tersebut mengantarkan CBN Ngada ke babak semifinal dan akan menghadapi Perse Ende.
Persebata Lembata yang dijuluki Laskar Sembur Paus sebenarnya memberikan perlawanan sengit. Duel kedua tim berlangsung ketat, terutama di lini tengah dan pertahanan.
Namun, CBN Ngada mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
CBN membuka keunggulan pada menit ke-37 melalui Antonius Y. Yanuar Bengu. Pemain bernomor punggung 12 itu sukses mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Situasi Persebata semakin sulit setelah penjaga gawang mereka, Nursalim Al Hakim Dogzo, diganjar kartu merah. Kiper Persebata terpaksa keluar dari sarangnya untuk menghentikan laju penyerang CBN di luar area kotak penalti.
Pelanggaran tersebut membuat wasit mengeluarkan kartu merah sehingga Persebata harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Meski memperoleh tendangan bebas dari pelanggaran tersebut, CBN belum mampu menambah keunggulan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, CBN terus meningkatkan tekanan. Albertus Roga kemudian muncul sebagai pembeda. Pada menit ke-68, kapten bernomor punggung 18 tersebut mencetak gol kedua CBN dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Albertus kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-81. Melalui situasi tendangan bebas, ia mencetak gol keduanya dan membawa CBN unggul 3-0.
Persebata Lembata tidak menyerah. Pada menit ke-84, Arlan S. Dasi berhasil memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti. Skor berubah menjadi 3-1.
Dalam sisa waktu normal dan tambahan waktu empat menit, Persebata berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, CBN tetap mempertahankan keunggulan 3-1.
Kemenangan tersebut sekaligus menghentikan langkah Persebata Lembata di Soeratin Cup U-17 2026.
Usai pertandingan, suasana berbeda terlihat di kedua kubu. Para pemain dan pendukung Persebata tampak larut dalam kesedihan setelah tim mereka tersingkir.
Sementara di kubu CBN Ngada, para pemain, ofisial dan pendukung merayakan kemenangan dengan tarian Ja’i sebagai bentuk kegembiraan setelah memastikan tiket semifinal.
Albertus Siap Hadapi Perse Ende
Setelah tampil gemilang dengan mencetak dua gol, Albertus Roga tidak ingin terlena. Perhatian kapten CBN tersebut langsung tertuju pada pertandingan semifinal menghadapi Perse Ende.
Perse Ende sebelumnya memastikan tiket semifinal setelah menyingkirkan Persada Sumba Barat Daya (SBD) dengan skor 2-1 pada pertandingan perempat final yang berlangsung lebih awal pada Minggu (9/8/2026).
Albertus mengatakan CBN harus meningkatkan persiapan untuk menghadapi Perse Ende.
“Di semifinal nanti kami akan berhadapan dengan Perse Ende. Kami akan berlatih lebih giat dan bermain lebih baik lagi dibandingkan pertandingan melawan Persebata hari ini, agar kami bisa melaju hingga babak final,” kata Albertus.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Ngada yang terus memberikan dukungan kepada CBN.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Ngada yang terus mendukung kami,” ujarnya.
Kapten CBN itu juga memberikan apresiasi kepada Persebata Lembata atas pertandingan yang telah dimainkan.

“Kepada tim Persebata, terima kasih telah menampilkan permainan yang baik. Teruslah berlatih, karena usia kita masih muda dan masih banyak kesempatan untuk bermain di level yang lebih tinggi,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Utama CBN Ngada, Konstantinus Siko, mengapresiasi perjuangan Persebata Lembata yang mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan.
Dalam konferensi pers yang dimoderatori Penanggung Jawab Media Officer PSSI NTT, Lukman Hakim, Konstantinus menjelaskan strategi yang digunakan untuk menghadapi pola permainan Persebata.
Ia mengatakan timnya telah mengantisipasi permainan pendek Persebata yang kemudian dikombinasikan dengan bola-bola panjang.
“Untuk strategi yang saya bangun itu, memang saya selama ini melihat dengan kondisi cuaca, angin, nanti determinasi pemain Persebata dari kaki ke kaki ini yang kami terus antisipasi,” kata Konstantinus.
CBN kemudian melakukan pressing di lini tengah untuk memutus aliran bola Persebata menuju lini depan.
“Dan terus press di lini tengah, sehingga kami mematikan aliran-aliran bola untuk ke depan dan kami sedikit main panjang, sehingga memanfaatkan peluang-peluang counter attack supaya bisa memperoleh peluang gol. Dan dari set piece-set piece yang mengarah terus ke gawang,” ujarnya.
Konstantinus mengakui pertandingan melawan Persebata tidak berjalan mudah.
“Untuk pertandingan hari ini, saya berikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim Persebata yang memberikan perlawanan. Kami sungguh agak sedikit kesulitan,” katanya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kemenangan yang diraih CBN serta berterima kasih kepada para pencinta sepak bola Ngada yang terus memberikan dukungan kepada tim.
Dengan kemenangan atas Persebata, CBN Ngada kini berada di antara empat tim terbaik Soeratin Cup U-17 2026. Albertus Roga dan rekan-rekannya selanjutnya akan menghadapi Perse Ende.
