Headline

Gol Menit Akhir Kunci Skor 2-2, Pelatih Tiara Nusa Soroti Mental Bertanding, Nirwana 04 Evaluasi Komunikasi Pemain

waktu baca 2 menit

MAUMERE-Pertandingan Grup A Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 antara Nirwana 04 Nagekeo dan Tiara Nusa berlangsung dramatis. Bermain di Stadion Gelora Samador, Kamis (30/7/2026), kedua tim harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang 2-2.

Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing pelatih menjelang pertandingan berikutnya.
Nirwana 04 dua kali berada di atas angin dalam pertandingan ini.

Tim asal Nagekeo lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-33 melalui Robertus Reban Ojan (20), sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Tiara Nusa meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-56 lewat sepakan Verminus Gonzales Rivaldo Rion (9).

Namun keunggulan itu kembali berpihak kepada Nirwana 04 setelah Yohanes Igo Roda Geroda (4) mencetak gol yang membawa timnya memimpin 2-1.

Ketika kemenangan sudah di depan mata, Tiara Nusa menunjukkan daya juang hingga detik terakhir. Pada masa injury time menit 90+2, Yohanes Adrianus Dopo (8) sukses membobol gawang Nirwana 04 dan memastikan laga ditutup dengan skor sama kuat 2-2.

Usai pertandingan, Pelatih Tiara Nusa, Poyen Marton, mengakui hasil tersebut menjadi pelajaran penting bagi timnya. Menurutnya, persoalan utama yang harus segera dibenahi adalah mentalitas dan semangat bertanding para pemain.

“Semangat pemain belum keluar sepenuhnya, seolah-olah kami sudah menang duluan sebelum pertandingan selesai. Itulah sepak bola, kami harus lapang dada menerima hasil ini,” ujarnya.

Poyen mengatakan evaluasi tersebut akan menjadi fokus utama tim sebelum menghadapi laga berikutnya melawan tuan rumah Persami Maumere. Ia berharap para pemain mampu tampil lebih berani dan siap menghadapi tekanan pertandingan.

Di kubu Nirwana 04, pelatih Anno Kean menerima hasil imbang tersebut, namun mengingatkan anak asuhnya bahwa dua pertandingan tersisa melawan Bintang Timur Atambua dan Perse Ende akan menjadi ujian yang lebih berat.

“Secara pribadi hasil ini kami terima, namun kami sadar dua pertandingan ke depan melawan Bintang Timur Atambua dan Perse Ende tidaklah mudah. Kami tetap optimistis segala sesuatu bisa terjadi asalkan kami disiplin dan menjalankan instruksi dengan benar,” katanya.

Selain itu, Anno juga menyoroti efektivitas pergantian pemain yang dinilai belum berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, komunikasi antara tim pelatih dan pemain pengganti masih perlu diperbaiki agar perubahan strategi di tengah pertandingan dapat memberikan dampak yang lebih maksimal.

“Instruksi untuk pemain pengganti belum berjalan maksimal. Perubahan yang dilakukan belum memberikan dampak sesuai rencana. Ini menjadi catatan penting kami untuk perbaikan di pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Exit mobile version