KM Rengganis Mati Mesin di Perairan Tanjung Watu Manuk, Sikka, Tiga Penumpang Berhasil Dievakuasi Tim SAR

waktu baca 2 menit

MAUMERE-Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tiga penumpang KM Rengganis yang mengalami mati mesin di perairan antara Tanjung Watu Manuk dan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, Senin (27/7/2026). Seluruh penumpang dilaporkan selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Fatur Rahman menerima laporan dari Julaeman mengenai kapal yang mengalami gangguan mesin saat berlayar dari Pulau Sukun menuju Maumere.

Berdasarkan informasi yang diterima, mesin KM Rengganis mengalami kerusakan di tengah perjalanan sehingga kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran dan terombang-ambing di laut. Saat kejadian terdapat tujuh orang di atas kapal (POB), yang kemudian meminta bantuan evakuasi kepada Basarnas Maumere.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Maumere segera mengerahkan tim menggunakan Rescue Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi awal, Tim SAR Gabungan belum menemukan posisi kapal. Pencarian kemudian dilanjutkan dengan menyisir perairan hingga akhirnya pada pukul 17.31 WITA kapal KM Rengganis ditemukan di koordinat 8°18’54.03″ LS – 122°07’18.34″ BT.

Tim SAR Gabungan selanjutnya mengevakuasi tiga orang menuju daratan terdekat. Sementara itu, empat awak kapal tetap berada di atas KM Rengganis untuk melakukan perbaikan mesin.

Setelah proses evakuasi selesai dan seluruh korban dipastikan dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.

Operasi SAR ini melibatkan personel dari Kantor SAR Maumere, Lanal Maumere, Polres Sikka, dan Ditpolairud Maumere. Tim didukung dengan satu unit Rescue Inflatable Boat (RIB), peralatan medis, peralatan SAR air, serta perangkat komunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *