Ketua Asprov PSSI NTT: Soeratin Cup U-17 dan Pertiwi Cup 2026 Tak Sekedar Ajang Sepak Bola, tetapi Penggerak Ekonomi

MAUMERE-Ketua Asprov PSSI NTT, Christian Mboeik, menegaskan penyelenggaraan Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 dan Piala Pertiwi 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat membuka turnamen di Stadion Gelora Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (25/7/2026). Menurut Christian, sepak bola memiliki dampak yang jauh lebih luas karena mampu mempersatukan masyarakat sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi.
“Memang sepak bola ini spesial. Saya mengutip tadi yang dikatakan ketua panitia bahwa sepak bola membawa harapan. Sepakat, tetapi tidak hanya itu, sepak bola itu mempersatukan dan juga menghidupkan,” ungkapnya.
Christian mengatakan, selama turnamen berlangsung sekitar satu bulan, perputaran ekonomi masyarakat dipastikan meningkat. Kehadiran ribuan pemain, ofisial, dan suporter akan membuka peluang bagi pelaku UMKM dan sektor usaha lainnya.
“Percayalah selama sebulan ini pasti muncul UMKM dan segala macam akan tumbuh dan menghidupkan. Beberapa turnamen sepak bola kami sebelumnya itu sistem pembayarannya sudah pakai QRIS. Tetapi kita tidak tau karena ini kita kelemahan kita belum mempunyai stadion yang cukup mumpuni. Dua tahun lalu turnamen U-17 di Ngada, itu pakai QRIS pembayaran dan saya tahu hasillnya cukup besar. Itulah sepak bola,” ungkapnya.
Karena itu, ia mengapresiasi dukungan Bank NTT yang memberikan sponsorship sebesar Rp 250 juta. Menurutnya, dukungan tersebut bukan hanya membantu penyelenggaraan turnamen, tetapi juga menjadi investasi yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain memberikan manfaat ekonomi, Christian menegaskan Soeratin Cup dan Piala Pertiwi merupakan bagian penting dari pembinaan sepak bola usia dini di NTT. Selama dua tahun terakhir, penyelenggaraan Soeratin Cup U-17 dipadukan dengan Piala Gubernur dan Liga Pelajar untuk mengefektifkan kompetisi.
Ia menjelaskan Soeratin Cup terdiri atas kelompok umur U-13, U-15, dan U-17. Untuk kategori U-13 dan U-15, kompetisi telah selesai dengan Kabupaten Malaka keluar sebagai juara dan akan mewakili NTT pada putaran nasional September mendatang. Sementara juara U-17 tahun ini akan menjadi wakil NTT di tingkat nasional.
Christian juga berharap turnamen tersebut mampu melahirkan pemain-pemain terbaik yang akan memperkuat kontingen NTT pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, termasuk melalui penyelenggaraan Piala Pertiwi yang untuk pertama kalinya digelar di NTT.

“Kami berharap dari turnamen ini juga akan muncul atlet-atlet kita yang akan bertanding di PON nanti. Khusus untuk Piala Pertiwi ini sejarah bagi NTT karena baru pertama kali di NTT ini kita selenggarakan turnamen Piala Pertiwi. Ini turnamen wajib PSSI yang punya penjenjangan hingga ke pusat dan hari ini baru pertama kita menggelar turnamen Piala Pertiwi dan ini sangat strategis betul karena ini ajang seleksi untuk tim PON putri kita.”
Menurutnya, sebagai tuan rumah bersama PON 2028, NTT otomatis lolos pada cabang sepak bola putra maupun putri.
“Sejauh ini kita dengan KONI sudah bersepakat untuk tim putra akan bertanding di tuan rumah daratan Timor, kalau putri akan ditaruh di Flores dan saya pikir yang kita sepakati adalah salah satu di Kabupaten Sikka untuk menjadi tuan rumah PON putri tahun 2028. Karena itu saya berharap tim putra dan putri yang akan bertanding, talent scouting dari PSSI sudah hadir dan akan memilih cikal bakal tim kita untuk 2028 akan kita pilih di sini,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Christian menyampaikan apresiasi kepada panitia yang dinilainya sukses mempersiapkan penyelenggaraan turnamen.
“Akhir kata saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, apresiasi setinggi-tingginya yang sudah mampu menghadirkan turnamen U-17 yang luar biasa ini,” tutup Christian.
Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 dan Piala Pertiwi 2026 dibuka secara resmi di Stadion Gelora Samador, Maumere, ditandai dengan kick-off atau tendangan pertama dari titik tengah lapangan oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago.
Seremoni pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan Tarian Nusa Nipa yang dibawakan ratusan penari Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere dan disaksikan ratusan pelajar, ofisial tim, serta masyarakat.
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua Asprov PSSI NTT Christian Mboeik, Sekretaris Umum KONI NTT Alfonsus Theodorus, Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi, Rektor Universitas Nusa Nipa, Ketua DPRD Malaka, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
