Dandim Sikka: Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Akan Jadi Penyalur Barang Subsidi Pemerintah
MAUMERE-Komandan Kodim (Dandim) 1603/Sikka, Letkol Arm Denny Riesta Permana, menegaskan bahwa Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga akan menjadi penyalur berbagai barang subsidi pemerintah.
Menurut Denny, pemerintah tengah menyiapkan sistem agar seluruh barang subsidi dapat disalurkan melalui KDKMP yang dibangun di setiap desa dan kelurahan. Karena itu, pembangunan gerai beserta sarana pendukungnya terus dipercepat di Kabupaten Sikka.
“Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih nantinya akan menjadi penyalur seluruh barang subsidi pemerintah,” ujar Denny saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting sebelum gerai mulai beroperasi. Saat ini, empat gerai KDKMP di Kabupaten Sikka telah selesai dibangun, yakni di Kelurahan Wuring, Kota Uneng, Madawat, dan Kota Baru.
Bersamaan dengan itu, empat unit truk Hino sebagai kendaraan operasional juga telah tiba di Kabupaten Sikka. Namun, kendaraan tersebut belum diserahkan kepada pengurus koperasi karena masih menunggu kelengkapan seluruh paket bantuan.
“Penyerahan kendaraan baru dilakukan setelah seluruh kendaraan dalam satu paket, yaitu satu truk, satu mobil pikap, dan dua kendaraan roda tiga, sudah tiba. Selain itu, fasilitas penunjang gerai koperasi juga harus sudah siap,” katanya.
Selama menunggu penyerahan resmi, keempat truk tersebut ditempatkan di masing-masing gerai dan berada di bawah pengawasan aparat. Untuk menjaga kondisi kendaraan tetap prima, Babinsa secara rutin menghidupkan mesin setiap hari.
“Penyerahan ditahan dulu untuk mengantisipasi agar tidak disalahgunakan oleh pengurus,” jelasnya.
Denny mengatakan, kendaraan operasional nantinya diserahkan secara resmi oleh Kodim 1603/Sikka dan disaksikan pemerintah desa maupun kelurahan sebelum digunakan oleh pengurus koperasi.
Selain empat gerai yang telah rampung, pembangunan KDKMP di Kabupaten Sikka juga terus berjalan. Dari total 149 desa dan kelurahan, saat ini terdapat 21 gerai yang sedang dalam proses penyelesaian dan jumlah tersebut akan terus bertambah.
Ia mengakui, tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah penyediaan lahan untuk pembangunan gerai di setiap desa dan kelurahan.
“Idealnya setiap desa dan kelurahan memiliki lahan sendiri untuk pembangunan gerai KDKMP,” ujarnya.
Meski demikian, Denny menyebut semakin banyak desa yang mulai menyiapkan lahan. Beberapa lokasi bahkan telah disurvei dan dilaporkan ke pemerintah pusat untuk menjalani proses verifikasi.
“Ada desa yang lahannya sudah ada, telah disurvei dan dilaporkan ke pusat. Jika verifikasi dinyatakan bersih dan tuntas, barulah proses pembangunan fisik dimulai,” katanya.
Ia berharap pembangunan KDKMP dapat segera diselesaikan sehingga seluruh gerai dapat beroperasi sesuai rencana pemerintah. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mudah memperoleh akses terhadap berbagai barang subsidi sekaligus memanfaatkan koperasi sebagai pusat layanan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan