Resmi Jadi Anggota Kopdit Obor Mas, Menteri Koperasi Sebut Obor Mas Kebanggaan Nasional

waktu baca 5 menit

MAUMERE-Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, resmi bergabung sebagai anggota KSP Kopdit Obor Mas saat menghadiri dan membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-42 Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Hotel Capa Maumere, Sabtu (30/5/2026).

Momentum tersebut menjadi salah satu peristiwa penting dalam pelaksanaan RAT, ketika General Manager KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, menyerahkan langsung buku anggota kepada Menteri Koperasi sebagai tanda resmi bergabungnya Ferry Juliantono sebagai anggota koperasi kredit terbesar di Nusa Tenggara Timur tersebut.

Selain menerima buku anggota, Ferry juga secara resmi membuka RAT ke-42 KSP Kopdit Obor Mas yang ditandai dengan pemukulan gong.

Dalam sambutannya, Ferry menyampaikan apresiasi tinggi terhadap perjalanan panjang KSP Kopdit Obor Mas yang selama 42 tahun mampu bertahan, berkembang, dan menjadi salah satu koperasi kredit terbesar di Indonesia.

“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada KSP Kopdit Obor Mas yang sudah 42 tahun berjuang, bukan hanya mempertahankan eksistensinya tetapi juga terus mengembangkan organisasi dan badan usaha koperasi ini,” ujarnya.

Menurut Ferry, keberhasilan Obor Mas tercermin dari pertumbuhan aset yang terus meningkat, jumlah anggota yang terus bertambah, peningkatan sisa hasil usaha (SHU), serta berbagai program yang mampu menjadikan koperasi tersebut semakin modern dan profesional.

Ia menegaskan bahwa KSP Kopdit Obor Mas saat ini bukan lagi sekadar kebanggaan masyarakat Kabupaten Sikka atau Provinsi NTT, melainkan telah menjadi kebanggaan gerakan koperasi nasional.

“KSP Kopdit Obor Mas sekarang bukan hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Sikka, bukan hanya menjadi kebanggaan Provinsi NTT, tetapi sudah menjadi kebanggaan nasional,” tegasnya.

Apresiasi Menteri Koperasi tersebut sejalan dengan capaian kinerja yang dipaparkan dalam forum RAT Paripurna KSP Kopdit Obor Mas Tahun Buku 2025.

Pelaksana Tugas Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Valerianus Samador, SP, mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025, total aset KSP Kopdit Obor Mas telah menembus angka lebih dari Rp1,527 triliun.

Menurut Valerianus, RAT Paripurna yang digelar hari ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2025 yang sebelumnya telah dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kelompok hingga tingkat cabang.

“Dalam forum ini kita membahas, menetapkan, dan mengesahkan berbagai keputusan yang sebelumnya telah dibahas pada RAT tingkat kelompok dan RAT tingkat cabang yang berlangsung sejak 8 Mei 2026,” ujarnya.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas, RAT Paripurna juga menetapkan, mengesahkan, dan melantik Pengurus serta Pengawas KSP Kopdit Obor Mas periode 2026–2029 yang telah dipilih anggota melalui mekanisme pemilihan pada RAT tingkat mini.

Valerianus menjelaskan, saat ini KSP Kopdit Obor Mas memiliki 2.962 Kelompok Sahabat Obor Mas yang tersebar pada 32 kantor cabang di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Mekanisme RAT di KSP Obor Mas dilaksanakan secara berjenjang. Tahap pertama dilaksanakan pada tingkat kelompok, kemudian dilanjutkan pada tingkat cabang, dan puncaknya adalah RAT Paripurna yang kita laksanakan hari ini,” katanya.

Ia memaparkan sejumlah capaian penting yang berhasil diraih KSP Kopdit Obor Mas hingga akhir Tahun Buku 2025. Jumlah anggota tercatat mencapai 165.412 orang dengan total simpanan anggota sebesar lebih dari Rp1,078 triliun.

Sementara itu, total pinjaman beredar mencapai lebih dari Rp1,282 triliun, menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan anggota terhadap koperasi tersebut sebagai lembaga keuangan berbasis anggota.

Selain itu, KSP Kopdit Obor Mas juga tetap dipercaya pemerintah sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta memiliki jaringan pelayanan yang terus berkembang di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Saat ini, koperasi tersebut didukung oleh 13 kantor cabang utama, sembilan kantor cabang, dan 10 kantor cabang pembantu yang tersebar di berbagai kabupaten di NTT.

Tidak hanya mencatat pertumbuhan usaha yang signifikan, KSP Kopdit Obor Mas juga mempertahankan reputasi kelembagaannya melalui berbagai predikat dan penghargaan yang diraih secara konsisten selama puluhan tahun.

Sejak Tahun Buku 1996 hingga Tahun Buku 2025, KSP Kopdit Obor Mas secara berturut-turut memperoleh predikat “Sehat” dari pemerintah. Prestasi serupa juga diraih dari Induk Koperasi Kredit Indonesia (INKOPDIT) dan Pusat Koperasi Kredit Swadaya Utama sejak Tahun Buku 1997 hingga Tahun Buku 2025.

Di bidang tata kelola dan akuntabilitas keuangan, KSP Kopdit Obor Mas juga menunjukkan kinerja yang membanggakan. Selama 25 tahun terakhir, termasuk untuk Tahun Buku 2025, koperasi ini secara konsisten memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen.

Menteri Koperasi menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa koperasi mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi modern yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Karena itu, ia berharap KSP Kopdit Obor Mas terus memperkuat tata kelola, memperluas digitalisasi layanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, serta mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah.

Ferry juga mendorong KSP Kopdit Obor Mas untuk mulai mengembangkan usaha di sektor riil dan produktif guna meningkatkan manfaat ekonomi bagi anggota sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Menurutnya, dengan aset yang telah mencapai lebih dari Rp1,5 triliun dan pengalaman panjang dalam mengelola koperasi, Obor Mas memiliki kapasitas untuk mengembangkan usaha di sektor UMKM, pertanian, peternakan, maupun pariwisata.

Pada kesempatan yang sama, Ferry turut menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan berharap KSP Kopdit Obor Mas dapat menjadi mitra strategis dalam mendampingi koperasi-koperasi baru yang dibentuk pemerintah.

Menutup sambutannya, Menteri Koperasi mengaku bangga terhadap perkembangan gerakan koperasi kredit di Nusa Tenggara Timur yang telah menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Kami ingin memberikan penghargaan khusus kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah NTT sebagai Provinsi Koperasi di Indonesia,” tegasnya.

RAT ke-42 KSP Kopdit Obor Mas dihadiri ribuan anggota, pengurus, pengawas, manajemen, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dari tingkat daerah maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *