Hukum & Kriminal

Mayat Pria Lansia Ditemukan Mengapung di Perairan Teluk Maumere

waktu baca 2 menit
Keterangan foto:Proses evakuasi yang dilakukan polisi Polres Sikka, mengapung pada Kamis (20/03/2025).

Sikka-Warga di sekitar Perairan Teluk Maumere, Kecamatan Alok Barat, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung pada Kamis (20/03/2025) sekitar pukul 08.00 WITA. Korban diketahui bernama P.R. (80), seorang petani asal Watuturan, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.

Kapolres Sikka melalui Kasie Humas, Iptu Yermi Soludale mengatakan, menurut keterangan saksi, Laurensius Susar (40), saat sedang mencari ikan di perairan Teluk Maumere, ia melihat sosok manusia terapung. Ia kemudian menghubungi saksi lainnya, Emanuel Pati Weking (33), yang segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Alok.

Menindaklanjuti laporan itu, pihak kepolisian bersama Tim Inafis Polres Sikka dan Sat. Pol Air Polres Sikka langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Sekitar pukul 09.15 WITA, korban berhasil dievakuasi menggunakan Kapal SIREDER milik Sat. Pol Air Polres Sikka dan dibawa ke pesisir Pantai Pintar Asia.

Sesampainya di pantai, Tim Inafis Polres Sikka melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Pukul 10.00 WITA, korban dibawa ke RSUD Tc. Hilers Maumere untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil visum luar yang dilakukan oleh dr. Shanty, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Diduga Terbawa Arus Saat Mencari Ikan

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya sempat berpamitan kepada istrinya pada Rabu (19/03/2025) sekitar pukul 16.00 WITA untuk pergi ke kebun memindahkan sapi. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. Sang istri yang mencoba mencarinya di kebun tidak menemukan jejaknya.

Pada Kamis pagi, menantu korban, Vinsensius Sukasim Amarten, melaporkan kehilangan korban ke Polsek Alok. Tak lama setelah itu, keluarga menerima kabar bahwa korban ditemukan telah meninggal di perairan Teluk Maumere.

Menurut keterangan anak korban, pria lanjut usia tersebut kerap mengalami gangguan ingatan (pikun). Dugaan sementara, korban terseret arus laut saat sedang mencari ikan di sekitar pantai.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi, dengan menandatangani surat pernyataan resmi. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Watuturan Wailiti untuk disemayamkan.

Kapolsek Alok, IPTU Maria Lusia Lero, S.H., bersama Kasat Pol Air Polres Sikka, IPTU Muhammad Dong, memimpin langsung proses evakuasi dan pengamanan di lokasi kejadian.

Polisi telah melakukan berbagai langkah, antara lain, menerima laporan dan mendatangi TKP, menghubungi Tim Inafis Polres Sikka dan Sat. Pol Air Polres Sikka, melakukan evakuasi korban dari perairan Teluk Maumere serta mengamankan TKP dan mengidentifikasi korban serta saksi-saksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Exit mobile version