Perbaikan Mutu Pelayanan Publik UNTAR dan Pemda Manggarai Barat Tekan MoU

waktu baca 2 menit
Rektor Untar dan Bupati Manggarai Barat pose bersama usai penandatanganan MoU dalam rangka peningkatan SDM di kantor Bupati Manggarai Barat, pada Jumat (8/4/2022).

LABUAN BAJO, FLORESPEDIA.id – Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) memfasilitasi Universitas Tarumanagara (Untar) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Barat, NTT, untuk menjalin kerja sama dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi dan Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Agustinus Purna Irawan yang disaksikan oleh ketua Asparnas Ngadiman, Jumat (08/04) bertempat di kantor Bupati Manggarai Barat.

“Atas nama masyarakat Manggarai Barat, saya memberi apresiasi kepada Universitas  Tarumanegara yang mau membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di Manggarai Barat, terutama di bidang pelayanan publik,” ujar Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi kepada awak media, Jumat sore.

Ia mengatakan, di bidang pelayanan publik ada banyak kekurangan, misalnya bidang kesehatan. Tenaga dokter, sangat dibutuhkan.

Selain itu, ia juga menyentil soal pelayanan di bidang pariwisata. Menurutnya, kunci keberhasilan pariwisata itu tidak terlepas dari pelayanan publik.

“Kunci pariwisata itu ya pelayanan, bagaimana kita menjamu tamu. Bagaimana kita berkomunikasi dengan tamu,” kata Edi.

Ia berkomitmen akan mendorong putra/putri Manggarai Barat untuk melanjutkan kuliah ke Untar.

Agustinus Purna Irawan, Rektor Untar mengatakan, Labuan Bajo merupakan satu kota pariwisata yang telah ditetapkan sebagai kota pariwisata super premium harus didukung dengan SDM yang memadai.

“Pariwisata yang tidak didukung oleh SDM  yang memadai akan menimbulkan kekacauan,” kata  Agustinus.

Untuk menghindari hal itu, kata dia, Untar akan hadir membantu Pemda Mabar agar berkolaborasi untuk memingkatkan, mengembakan SDM. Dengan ditopangi SDM yang memadai, dan diberikan pelatihan yang bekerjasama dengan Asparnas akan mendorong kesejahteraan bagi masyarakat Manggarai Barat.

Sementara keterlibatan Asparnas sendiri akan lebih fokus kepada pelatihan dan pembinaan UMKM.

“Beberapa waktu lalu kita sudah mulai dengan kursus Bahasa Inggris yang diikuti oleh ratusan peserta. Sementara ke depanya akan berlanjut dengan kursus bahasa Mandarin,” kata Ketua Aspar, Ngadiman.

Di bidang pembinaan UMKM, tambah dia, Asparnas akan menampung produk-produk yang dihasilkan UMKM.

“Produk-produk yang dihasilkan akan kita pasarkan dan kemudian bila packinganya kurang cocok, kita akan perbaiki,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *