Acara Pesta Perak Imamat Pastor di Maumere Dijalankan dengan Protokol Kesehatan Ketat

waktu baca 2 menit

MAUMERE, florespedia.id – Untuk mencegah penyebaran Covid-19, panitia pelaksana ekaristi syukur dan perayaan pesta perak Imamat Pastor Hieronimus Api Ledu, Minggu (19/9) menjalankan acara itu dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Kegiatan yang digelar di Gereja Katolik Santi Sima Trinitas Runut tanpa mengundang umat secara keseluruhan dengan kapasitas gereja hanya diisi 50 persen dan bagi umat dan undangan yang hadir wajib memakai masker dengan benar, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Ketua Panitia Pelaksana, Vinsensius Karwayu mengatakan, semua rangkaian kegiatan wajib menjalankan protokol kesehatan.

“Tidak ada tamu yang datang dari luar Kabupaten Sikka karena kita masih dalam PPKM  jadi tamu keluarga pastor dari luar kabupaten tidak datang. Kita juga tidak   undang umat secara keseluruhan,” ujar Vinsensius.

Hal tersebut dilakukan, kata Vinsensius Karwayu  untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pantauan media ini, umat dan undangan yang hadir terlebih dahulu mencuci tangan pada tempat yang sudah disediakan. Tampak petugas keamanan dari Polsek Waigete dan Babinsa melakukan pengawasan ketat di pintu masuk. Karena pintu utama hanya satu jadi umat mudah dikontrol.

Sebelumnya, umat Katolik Paroki Santi Sima Trinitas Runut, Desa Runut  Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT menggelar ekaristi syukur 25 tahun Imamat Pastor Hieronimus Api Ledu, SVD di Gereja Santi Sima Trinitas Runut diawali dengan upacara misa yang dipimpin langsung oleh yubelaris P. Hieronimus Api Ledu, SVD pada Minggu (19/9/2021) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

25 tahun lalu, Pastor Hiro panggilan akrabnya, seorang putra asal Mauponggo Kabupaten Nagekeo ditahbiskan menjadi Imam. Saat itu, acara tahbisan imamat dilaksanakan di Paroki Mundemi, Kabupaten Nagekeo pada tanggal 20 September 1996.

Pater Hiro yang menjadi pastor paroki Runut ini dengan segala keterbatasan dan penyakit jantung yang dideritanya tetap setia bersama umat. Karena cintanya yang besar terhadap umatnya sehingga acara syukuran pesta perak Imamat dilaksanakan di paroki Runut. Dimasa pandemi Covid-19, ia memutuskan untuk  merayakan bersama umatnya.

Menurutnya, habitat imam adalah umat. Ia datang dari umat di dukung oleh umat serta di utus oleh umat. Maka pesta imamat adalah pestanya umat. Jadi ini pesta semua umat.

Hadir dalam acara tersebut, Rektor Ledalero Frans Ceufin, Pembina Frater Ritapiret, Romo Lorens Bate, Ketua TPAPT Tana Ai, Romo Frans Fao, Pastor Rektor Wilayah SVD, Gregorius Nulle SVD, Pastor Paroki Wair Pelit, Pater Goris Sabon,SVD, Pastor Rekan, Pater Alex Ola Pukan, Pater Hubertus Thomas, Pastor Paroki Bolawolon, Pater Ferdy Mikel, Pater Purnomo, Pater Hans Weritz, Camat Waigete serta undangan lainnya.

Kontributor : Athy Meaq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *