Besok, Politeknik Cristo Re Maumere Wisuda 40 Lulusan D-III, 10 Orang Sudah Bekerja

waktu baca 3 menit
Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Yakobus Donnisius Migo, S.Fil., M.Th., Lic.Th.Com. Foto: Mario Sina.

MAUMERE, FLORESPEDIA-Sebanyak 40 lulusan Program Diploma Tiga (D-III) Politeknik Cristo Re Maumere akan mengikuti prosesi wisuda ke-III Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (24/10/2026).

Dari jumlah tersebut, 10 orang di antaranya telah bekerja sebelum menyelesaikan pendidikan mereka.

Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Yakobus Donnisius Migo, S.Fil., M.Th., Lic.Th.Com., yang akrab disapa Romo Donnie, mengatakan para lulusan tersebut berasal dari tiga program studi, yakni D-III Teknologi Mesin, D-III Pemeliharaan Mesin Otomotif, dan D-III Ekowisata.

“Dari 40 ini, 10 yang sudah pasti punya tempat kerja. Bahkan, mereka datang dari tempat kerja mereka untuk diwisudakan,” kata Romo Donnie saat diwawancarai media ini pada Jumat (23/10/2026) malam di Aula Susteran ALMA Maumere.

Dua lulusan yang sudah bekerja bahkan tidak sempat menghadiri prosesi wisuda secara langsung karena masih menjalankan pekerjaan mereka. Keduanya adalah Rofinus Ropi yang bekerja di Hino Kupang Cabang Reo dan Yulius Janda Nggedho yang bekerja di Hino Tobelo Cabang Ambon.

Kata Romo Donnie, sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian kedua lulusan tersebut, pihak kampus berencana mengalungkan tanda wisuda kepada orang tua mereka yang hadir mewakili anak-anaknya.

“Kami besok akan mengalungkan orang tua dari kedua mahasiswa kami karena mereka tidak sempat datang. Mereka akan ikut secara live,” ujar Romo Donnie.

Pihak kampus juga mengundang media untuk menyiarkan prosesi wisuda secara langsung sehingga kedua lulusan tersebut tetap dapat mengikuti momen kelulusan mereka dari tempat kerja masing-masing.

Selain 10 lulusan yang telah bekerja, sekitar 20 lulusan lainnya sedang mengikuti proses rekrutmen di sejumlah perusahaan.

Romo Donnie menyebutkan, salah satu proses rekrutmen berlangsung di perusahaan Yuni Bersaudara Sejahtera di Pekanbaru, yang bergerak di bidang kelapa sawit dan membutuhkan tenaga pemeliharaan mesin. Sebagian lulusan lainnya mengikuti proses rekrutmen di Takatana Hotel dan Resort di Labuan Bajo.

Pihak kampus berharap para lulusan tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kami berharap bahwa lulusan ini bukan hanya lulus pakai ijazah dan sebagainya, tetapi mereka siap kerja, tidak menunggu waktu lama untuk bekerja,” katanya.

Widuda Usung Tema Spirit of Learning

Wisuda tahun ini mengusung tema Spirit of Learning, yang berarti semangat untuk terus belajar. Menurut Romo Donnie, tema tersebut berasal dari moto angkatan yang ditetapkan mahasiswa sejak pertama kali masuk ke Politeknik Cristo Re.

Ia menegaskan, proses belajar tidak berhenti ketika mahasiswa menerima ijazah. Para lulusan diharapkan terus mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman, dan meningkatkan kompetensi ketika memasuki dunia kerja.

“Dengan semangat untuk belajar, bukan hanya belajar di tempat kuliah, tetapi terus-menerus menempa diri, bahkan ketika sudah bekerja. Karena di tempat kerja juga ada yang disebut dengan jenjang karier,” ujarnya.

Ia berharap para lulusan mampu membangun karier secara bertahap, mulai dari pekerjaan pertama hingga memperoleh kesempatan dan penghasilan yang lebih baik.

“Kami berharap mereka mulai mungkin dari nol, dari langkah pertama, kedua, ketiga, semakin sejahtera. Dan mimpi kami, anak-anak ini ke depan gajinya lebih tinggi dari para dosen,” kata Romo Donnie sambil tertawa.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan mereka memperoleh pekerjaan, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan kesejahteraan.

Hingga wisuda ketiga ini, Politeknik Cristo Re Maumere telah meluluskan hampir 100 orang. Romo Donnie menyebutkan, lebih dari separuh lulusan sebelumnya telah bekerja, baik pada perusahaan maupun melalui usaha mandiri.

Untuk diketahui, prosesi Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-III dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 WITA di Aula Susteran Alma, Jalan Wairklau, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *