NU Care-LAZISNU Korea Selatan Sentuh 26 Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores melalui Zakat Profesional

waktu baca 3 menit

MAUMERE-Kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi Flores NTT terus digerakkan oleh NU Care-LAZISNU.

Kali ini, amanah donasi dari NU Care-LAZISNU PCINU Korea Selatan disalurkan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak gempa bumi Flores di Kabupaten Sikka.

Melalui gerakan NU Peduli Kemanusiaan Gempa Flores NTT, NU Care-LAZISNU Sikka kembali menyalurkan bantuan berupa zakat profesional kepada para pelaku UMKM, Senin (28-29/9/2026).

Sebanyak 26 KK pelaku UMKM terdampak gempa bumi Flores menerima bantuan tersebut. Penyaluran ini merupakan bagian dari ikhtiar NU Care-LAZISNU untuk mendorong masyarakat terdampak agar dapat kembali membangun usaha, memulihkan perekonomian keluarga, serta bangkit secara bertahap setelah bencana.

Tim NU Care-LAZISNU Sikka menyalurkan bantuan secara langsung dengan mendatangi rumah dan tempat usaha penerima manfaat secara door to door.

Selain menyerahkan amanah donasi, tim juga melakukan pemantauan secara langsung untuk memastikan kondisi para penerima manfaat dan usaha yang mereka jalankan.

Ketua NU Care-LAZISNU Sikka, Ustaz Hariyanto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada NU Care-LAZISNU PCINU Korea Selatan yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, khususnya di Kabupaten Sikka.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada NU Care-LAZISNU PCINU Korea Selatan yang telah peduli dan menyentuh warga terdampak gempa bumi di Flores, khususnya di Kabupaten Sikka. Semoga amanah donasi ini membawa keberkahan dan menjadi jalan bagi para pelaku usaha untuk kembali bangkit setelah bencana,” ujar Ustaz Hariyanto.

Ia juga menyampaikan doa dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui NU Care-LAZISNU.

“Kami juga berterima kasih dan mendoakan seluruh donatur yang telah mengamanahkan donasinya. Semoga Allah SWT senantiasa melancarkan rezeki, memberikan kesehatan yang barokah, serta membalas setiap kebaikan dengan keberkahan yang berlipat,” lanjutnya.

Salah seorang penerima manfaat, Ibu umi Solikah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat yang sedang berupaya memulihkan kehidupan dan usaha setelah terdampak gempa.

“Terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan ini. Semoga selalu diberikan nikmat, rezeki yang lancar dan barokah, serta kesehatan yang prima,” ungkap Ibu Solikah.

Penyaluran zakat profesional tersebut menjadi bagian dari ikhtiar NU Care-LAZISNU dalam menguatkan ketahanan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Bukan sekadar memberikan bantuan, gerakan ini juga berupaya menghadirkan pendampingan dan perhatian secara langsung agar masyarakat dapat kembali berdaya dan melanjutkan aktivitas ekonominya.

Bagi NU, kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari khidmah kemanusiaan. Zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para donatur diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi energi kebangkitan bagi masyarakat untuk kembali menata kehidupan dan menghidupkan perekonomian keluarga.

Melalui kolaborasi NU Care-LAZISNU PCINU Korea Selatan dan NU Care-LAZISNU Sikka, amanah para donatur terus diupayakan agar sampai kepada mereka yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kemanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *