81 Tahun Menanti Listrik yang Memadai, Bupati Juventus Letakkan Batu Pertama Pembangunan PLTS di Desa Semparong, Sikka

MAUMERE – Selama 81 tahun, masyarakat Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, menanti hadirnya listrik yang memadai. Penantian panjang itu perlahan menemukan titik terang setelah Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meletakkan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Wilayah 5 Desa Semparong, Selasa (22/9/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan saat Bupati Juventus melakukan kunjungan kerja ke Desa Semparong. Pembangunan PLTS tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026 sehingga masyarakat setempat diharapkan sudah dapat menikmati aliran listrik sebelum akhir tahun.
Bagi warga Semparong, pembangunan ini menjadi bagian penting dari perjalanan panjang untuk mendapatkan akses listrik yang lebih memadai.
Bupati Juventus mengatakan, kepastian pembangunan PLTS Semparong tidak datang begitu saja. Ia mengaku telah memperjuangkan pembangunan tersebut sejak tahun lalu dengan menyampaikannya langsung kepada Menteri terkait.
“Perjuangan kepastian pembangunan ini sejak tahun lalu saya sampaikan langsung ke Pak Menteri. Awal tahun kemarin saya bertemu langsung dengan stafsus Menteri ESDM untuk memastikan pembangunan PLTS buat Semparong dan Desa Lidi Palue,” kata Juventus.
Setelah melalui proses tersebut, Juventus bersyukur pembangunan PLTS Semparong akhirnya dapat dimulai.
“Puji Tuhan, hari ini sudah peletakan batu pertama,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Dengan dukungan tersebut, target PLTS mulai beroperasi pada Desember 2026 diharapkan bisa tercapai.
“Kita berharap mendapat dukungan dari masyarakat setempat, sehingga Desember sudah menyala dan dinikmati masyarakat Semparong,” katanya.
Juventus mengatakan, kehadiran listrik nantinya diharapkan membawa perubahan sederhana namun penting dalam kehidupan sehari-hari warga.
“Semoga ke depan masyarakat Semparong sudah bisa cok nasi dan setrika baju dengan rapi dan baca Quran sepanjang waktu,” ujarnya.
Menurut Juventus, listrik bukan hanya soal penerangan rumah pada malam hari. Akses listrik yang memadai juga menjadi bagian penting untuk mendukung pendidikan, aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat desa.
PLTS Berkapasitas 186,9 kWp
Koordinator PT Arca Energi, Budi, menjelaskan pembangunan PLTS Semparong dilakukan di atas lahan berukuran 40 x 50 meter. Lahan tersebut merupakan sumbangan sukarela dari masyarakat Desa Semparong.
PLTS itu memiliki kapasitas 186,9 kWp. Nantinya setiap rumah dapat memasang meteran dengan daya 1.200 watt.
“Jumlah rumah di Semparong sebanyak 302 rumah, sudah termasuk fasilitas umum. Diperkirakan Desember 2026 seluruh masyarakat Semparong sudah bisa menikmati listrik,” jelas Budi.
Kehadiran PLTS ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan listrik masyarakat Semparong yang selama puluhan tahun belum mendapatkan akses listrik yang memadai.
Kunjungi SMPN Semparong
Dalam kunjungan kerjanya, Bupati Juventus juga menyempatkan diri mengunjungi SMPN Semparong yang pembangunan gedungnya telah selesai melalui program revitalisasi tahun anggaran 2026.
Di sekolah tersebut, Juventus berdialog dengan para guru mengenai kondisi dan kebutuhan pendidikan di Semparong.
Selain mengunjungi sekolah, Bupati juga membagikan paket sembako kepada warga lanjut usia serta bayi dan balita.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Bupati Sikka di Desa Semparong, di tengah dimulainya pembangunan PLTS yang diharapkan mengubah kehidupan masyarakat setempat setelah 81 tahun menanti listrik yang lebih memadai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Alok, Kepala Dinas Nakertrans Sikka, Plt. Kepala Dinas Sosial, Kabag SDA, Pj. Kepala Desa Semparong, dan Koordinator PT Arca Energi.
