Wakili APKASI, Bupati Probolinggo, Solok dan Situbondo Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Sikka

waktu baca 3 menit

MAUMERE-Tiga kepala daerah hadir di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mewakili Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu (15/8/3026).

Ketiga kepala daerah tersebut yakni Bupati Probolinggo dr. H. Muhammad Haris, M.Kes., Bupati Solok Jon Firman Pandu, dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Mereka hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan yang berlangsung di Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Sikka. Kehadiran ketiganya menjadi bentuk solidaritas pemerintah kabupaten dari berbagai daerah di Indonesia terhadap masyarakat Sikka yang masih menghadapi dampak bencana.

Bupati Probolinggo Muhammad Haris mengatakan, kedatangan mereka ke Sikka merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian para bupati se-Indonesia terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Menurutnya, ketika sebuah daerah mengalami bencana, pemerintah daerah lain memiliki rasa kepedulian untuk ikut hadir dan memberikan dukungan.

“Kehadiran kami di Sikka merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian dari para bupati se-Indonesia. Ketika saudara kita mengalami musibah, kami merasa terpanggil untuk hadir dan memberikan dukungan,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diserahkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak gempa.

Senada, Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan, bantuan tersebut dibawa dengan semangat persaudaraan antardaerah.

“APKASI ingin menunjukkan bahwa masyarakat Sikka tidak sendiri menghadapi bencana ini. Bantuan yang kami serahkan adalah wujud kepedulian dan solidaritas sesama anak bangsa,” katanya.

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut bencana yang dialami masyarakat Sikka sebagai duka bersama.

“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk nyata solidaritas pemerintah kabupaten se-Indonesia. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam proses pemulihan pascagempa,” ujarnya.

Selain tiga bupati tersebut, turut hadir Miss Selebriti Internasional 2025, Karina Icha, yang ikut memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa di Flores.

Karina mengatakan kehadirannya bukan hanya untuk menyerahkan dukungan, tetapi juga memberikan semangat moral kepada masyarakat yang sedang melewati masa sulit akibat bencana.

“Saya hadir untuk memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita di Sikka. Bencana ini menjadi pengingat bahwa kita semua adalah satu keluarga besar,” ujarnya.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan apresiasi atas kehadiran tiga bupati yang mewakili APKASI tersebut. Menurutnya, kedatangan mereka tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan kekuatan moral bagi masyarakat Sikka.

“Ini merupakan bentuk nyata kebersamaan dan kepedulian sesama anak bangsa. Kami menyampaikan terima kasih kepada APKASI dan seluruh bupati se-Indonesia yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kabupaten Sikka,” ujar Juventus.

Ia mengatakan solidaritas dari berbagai daerah menunjukkan bahwa masyarakat Sikka tidak menghadapi dampak gempa seorang diri.

“Kehadiran saudara-saudara kami dari APKASI memberikan semangat bagi masyarakat Sikka. Dalam situasi seperti ini, yang kita butuhkan adalah kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian,” katanya.

Bagi Juventus, kehadiran tiga bupati tersebut menjadi gambaran kuatnya persaudaraan antardaerah ketika sebuah wilayah dilanda bencana.

“Karena kita bersaudara. Ketika satu daerah mengalami musibah, daerah lain ikut merasakan dan hadir memberikan dukungan. Inilah kekuatan Indonesia,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun media ini, bantuan yang diberikan dari APKASI berupa uang tunai dan makanan siap saji untuk korban bencana gempa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *