Kakanwil Imigrasi NTT Tinjau Fasilitas TPI Pelabuhan Laurens Say Pascagempa

MAUMERE-Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Saroha Manullang, bersama Plt. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, Dianta Kita Sinuraya, meninjau langsung kondisi fasilitas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di kawasan Pelabuhan Laurens Say, Maumere, Selasa (25/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah evaluasi pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Gempa tersebut turut berdampak pada sejumlah fasilitas di kawasan Pelabuhan Laurens Say, termasuk area yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas keimigrasian.
Saroha Manullang mengatakan, kondisi fasilitas TPI yang terdampak bencana perlu mendapat perhatian serius, terutama menyangkut aspek keamanan dan kelayakan sarana yang digunakan petugas dalam menjalankan tugas pemeriksaan keimigrasian.
“Keamanan dan kelayakan fasilitas harus menjadi perhatian utama. Kita perlu melihat langsung kondisi di lapangan agar dapat menentukan langkah penanganan yang tepat,” ujar Saroha.

Dalam peninjauan tersebut, Saroha bersama Dianta Kita Sinuraya dan jajaran menyusuri sejumlah area di Pelabuhan Laurens Say, termasuk fasilitas TPI. Rombongan turut didampingi petugas penanggung jawab dari PT Pelindo Cabang Maumere selaku pengelola kawasan pelabuhan.
Selain melihat kondisi fisik fasilitas, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara jajaran Imigrasi dengan pihak pengelola pelabuhan dalam menyikapi dampak kerusakan pascagempa.
Hasil peninjauan menunjukkan terdapat sejumlah bagian bangunan dan fasilitas di area TPI yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Kondisi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dan penilaian lebih lanjut untuk memastikan fasilitas yang digunakan dalam pelayanan keimigrasian tetap aman dan layak.
Saroha menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas instansi dalam proses penanganan fasilitas terdampak bencana.
Menurutnya, setiap langkah perbaikan maupun penanganan harus didasarkan pada kondisi faktual di lapangan serta mempertimbangkan aspek keselamatan petugas dan pengguna layanan.
Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere akan melakukan inventarisasi secara lebih rinci terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan. Hasil inventarisasi tersebut akan dikoordinasikan dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT dan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menentukan tindak lanjut penanganannya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan fasilitas TPI Pelabuhan Laurens Say tetap mampu mendukung pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian secara aman, tertib, dan optimal, sekaligus menjamin keberlangsungan pelayanan keimigrasian di tengah proses pemulihan pascagempa.
Artikel story ini kerja sama Kantor Imigrasi Maumere dan Florespedia.id
