Pascagempa, Imigrasi Maumere Tetap Buka Layanan dan Turut Bantu Warga Terdampak

MAUMERE-Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere memastikan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat tetap berjalan di tengah situasi pascagempa yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pasca gempa, jajaran Kantor Imigrasi Maumere langsung melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi gedung, sarana dan prasarana, serta perangkat pendukung pelayanan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan petugas dan masyarakat sekaligus menjamin layanan keimigrasian tetap dapat diberikan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi operasional kantor secara umum masih berjalan dengan baik. Meski demikian, terdapat kerusakan ringan pada bagian bangunan berupa serpihan plafon yang jatuh di area ruang server.
Kerusakan tersebut tidak berdampak terhadap perangkat maupun sistem pelayanan keimigrasian. Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) V2 tetap berfungsi dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Plt. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, Dianta Kita Sinuraya, mengatakan keselamatan masyarakat dan petugas menjadi perhatian utama pihaknya dalam memastikan pelayanan tetap berjalan.
“Kami memastikan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat tetap berjalan. Setelah gempa, kami langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi kantor, sarana dan prasarana, termasuk perangkat dan sistem pendukung pelayanan. Secara umum operasional masih berjalan dengan baik. Namun, keselamatan masyarakat dan petugas tetap menjadi prioritas utama,” ujar Dianta Kita Sinuraya.
Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Pantau Kondisi Maumere
Kesiapsiagaan pascagempa juga mendapat perhatian dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Dr. Saroha Manullang, S.E., M.M., terus memantau kondisi satuan kerja keimigrasian di wilayah NTT, termasuk Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi pegawai, sarana dan prasarana, serta keberlangsungan pelayanan keimigrasian tetap terjaga di tengah situasi pascabencana.

“Sejak terjadinya gempa, kami terus memantau kondisi satuan kerja keimigrasian di wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk kondisi pegawai dan sarana prasarana. Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesiapsiagaan seluruh jajaran,” ujar Saroha Manullang.
Selain memastikan pelayanan tetap berlangsung, jajaran Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT dan Kantor Imigrasi Maumere juga turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak gempa.
Sejumlah sarana dan prasarana yang dimiliki, termasuk mobil patroli keimigrasian, dimanfaatkan untuk mendukung mobilisasi serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Pemanfaatan sarana tersebut menjadi bagian dari respons jajaran keimigrasian dalam mendukung penanganan pascabencana sekaligus menunjukkan kehadiran dan kepedulian negara di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Saroha juga mengingatkan seluruh jajaran agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi setiap satuan kerja akan terus dilakukan untuk memastikan pelayanan publik dan dukungan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Di Kantor Imigrasi Maumere, kewaspadaan terhadap kondisi pascagempa terus ditingkatkan. Petugas melakukan pemantauan terhadap lingkungan kantor secara berkala untuk memastikan aktivitas pelayanan berlangsung secara aman dan tertib.
Kantor Imigrasi Maumere memastikan pelayanan keimigrasian bagi Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) tetap diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian diimbau tetap tenang dan waspada serta mengikuti arahan petugas selama berada di lingkungan kantor.
Di tengah situasi pascagempa yang masih membutuhkan kewaspadaan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur berkomitmen untuk tetap hadir di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keberlanjutan pelayanan keimigrasian, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta dukungan terhadap upaya penanganan masyarakat yang terdampak bencana gempa di wilayah Flores.
Artikel story ini kerjasama Kantor Imigrasi Maumere dan Florespedia.id
