Sambut HUT ke-25, Partai Demokrat Sikka Bersihkan Taman Doa Nara dan Tanam Pohon

MAUMERE-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, DPC Partai Demokrat Kabupaten Sikka menggelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI melalui aksi bersih-bersih dan penghijauan di Taman Doa Stasi Nara, Paroki Roh Kudus Nelle, Desa Lepolima, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang melibatkan sekitar 100 orang itu menjadi bagian dari upaya Partai Demokrat menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun semangat gotong royong bersama masyarakat.
Dalam aksi tersebut, peserta mengumpulkan sekitar satu ton sampah dari kawasan Taman Doa Nara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon pelindung di sekitar kawasan tersebut.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, di antaranya kader Partai Demokrat, Pemerintah Kabupaten Sikka, petugas kebersihan, organisasi kemasyarakatan, komunitas lokal, LSM lingkungan, tokoh masyarakat, pelajar, pemuda, serta umat Stasi Nara.
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT, Leo Lelo, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut turut turun tangan membersihkan kawasan Taman Doa bersama kader dan masyarakat.
Leo Lelo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu cara Partai Demokrat menerjemahkan politik dalam bentuk kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Partai politik tidak boleh hanya hadir ketika membutuhkan suara masyarakat. Kita harus hadir dalam kehidupan masyarakat, bekerja bersama, bergotong royong dan memberikan manfaat nyata. Hari ini kita tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi kita turun langsung membersihkannya,” kata Leo.
Menurut dia, Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI harus dikembangkan sebagai gerakan bersama dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial memperingati ulang tahun partai.
“Kita ingin HUT ke-25 Partai Demokrat tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat. Membersihkan lingkungan, menanam pohon dan membangun kesadaran masyarakat adalah bentuk pengabdian yang sederhana, tetapi sangat berarti,” ujarnya.
Leo Lelo juga mengapresiasi keterlibatan umat Stasi Nara dan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sikka, Noce Fernandez, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Demokrat untuk terus hadir bersama masyarakat melalui aksi-aksi konkret.
“Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih. Ini adalah pesan bahwa politik harus hadir dalam kehidupan masyarakat dan lingkungan tempat masyarakat hidup,” kata Noce.
Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Partai Demokrat mengajak seluruh elemen masyarakat membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin kader-kader Demokrat (Laskar Biru) tidak hanya dikenal karena aktivitas politiknya, tetapi juga karena kepeduliannya terhadap masyarakat dan lingkungan. Hari ini kami membersihkan, mengangkut sampah dan menanam pohon. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari gerakan yang terus berlanjut,” ujarnya.
Noce menyampaikan apresiasi kepada umat Stasi Nara, Pemerintah Kabupaten Sikka, komunitas, pemuda, pelajar, serta seluruh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Pengurus Stasi Nara sekaligus bagian dari Panitia Pembangunan Kapela Nara, Amos Edomeko, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Partai Demokrat dan berbagai pihak yang terlibat.
Menurut Amos, kehadiran berbagai elemen dalam kegiatan tersebut memberikan semangat baru bagi umat Stasi Nara, terutama dalam mempersiapkan kawasan tersebut sebagai lokasi pembangunan Kapela Nara ke depan.
“Kami umat Stasi Nara menyampaikan terima kasih kepada Partai Demokrat yang sudah datang dan bekerja bersama kami. Ini bukan hanya soal membersihkan Taman Doa, tetapi juga menunjukkan bahwa tempat ini mendapat perhatian dan dukungan dari banyak pihak,” ungkap Amos.
Ia menjelaskan, kawasan Taman Doa Nara direncanakan menjadi lokasi pembangunan Kapela Nara.
“Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terbangun. Rencana pembangunan Kapela Nara tentu membutuhkan dukungan dan kerja bersama. Hari ini kami melihat bahwa semangat gotong royong itu sudah mulai tumbuh,” katanya.
Amos juga berharap pohon-pohon yang ditanam dapat dirawat bersama sehingga kawasan Taman Doa menjadi semakin hijau, teduh, dan nyaman bagi umat.
Pantauan media ini, aksi pembersihan dilakukan secara bersama-sama oleh kader Partai Demokrat dan umat Stasi Nara.
Sampah yang terkumpul kemudian diangkut oleh petugas kebersihan Pemerintah Kabupaten Sikka.
Setelah kegiatan pembersihan dan makan siang bersama, kegiatan dilanjutkan pada sore hari dengan penanaman pohon pelindung di sekitar kawasan Taman Doa.
Penanaman pohon menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.
Melalui Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI, Partai Demokrat Kabupaten Sikka berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai aksi satu kali, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat untuk menjaga kebersihan, memperluas penghijauan, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
