Kapal Nelayan Mati Mesin di Perairan Talibura, Sikka, Dua Nelayan Berhasil Dievakuasi Selamat
MAUMERE, FLORESPEDIA-Dua nelayan yang mengalami kapal mati mesin di perairan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat pada Minggu (25/10/2026) sore.
Kedua nelayan tersebut, Yansen Belang (37) dan Yosan Nato (29), dievakuasi menuju Dermaga Mageramut, Wairgete, Kabupaten Sikka, sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 15.10 WITA dari Yansen Belang, salah seorang korban.
Fathur mengatakan, kapal nelayan berbahan fiber berwarna biru putih itu bertolak dari Maumere menuju Larantuka pada pukul 09.00 WITA untuk mencari ikan.
Namun, sekitar pukul 14.00 WITA, kapal mengalami mati mesin saat berada di perairan Talibura. Akibatnya, kapal tersebut terombang-ambing di laut hingga membutuhkan bantuan tim penyelamat.
“Setelah menerima laporan, Tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR terkait dan memberangkatkan Tim Rescue Kantor SAR Maumere menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan Speedboat KP Sukun Polair Polda NTT yang dilengkapi peralatan medis dan peralatan SAR air untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” jelas Fathur Rahman.
Lokasi awal kejadian berada pada koordinat 8°31’40.80″S – 122°26’58.50″E, dengan jarak sekitar 15,26 mil laut dan arah 70,51 derajat dari Pelabuhan Wuring, Maumere.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 16.33 WITA. Tim SAR Gabungan menemukan Yansen Belang dan Yosan Nato dalam keadaan selamat di koordinat 8°33’16.326″S – 122°25’17.28″E.
Keduanya kemudian dievakuasi menuju Dermaga Mageramut, Wairgete. Setibanya di lokasi, kedua nelayan diserahkan kepada keluarga yang telah menunggu.
Fathur menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
“Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan atas sinergi dan kerja sama dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan