Headline

Kehilangan Tiga Kursi DPRD Sikka, PAN Perkuat Mesin Partai Lewat Konsolidasi Pengurus dan Relawan di 21 Kecamatan

waktu baca 3 menit

MAUMERE-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sikka menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan relawan PAN dari 21 kecamatan se-Kabupaten Sikka. Kegiatan berlangsung di Hotel Wailiti, Maumere, dan dihadiri sekitar 250 peserta.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW PAN Nusa Tenggara Timur Ahmad Yohan, Sekretaris DPW PAN NTT Marten Lenggu, tenaga ahli Kementerian Desa Asrul Wandan, Bupati Sikka, Ketua DPD PAN Sikka, Bernadus Benhard Kelan serta jajaran pengurus DPC dan relawan PAN dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sikka.

Dalam arahannya, Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan menegaskan bahwa perjuangan politik PAN tidak boleh semata-mata berorientasi pada perolehan kursi kekuasaan, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“PAN hadir tidak sekadar mengejar kursi, tetapi bagaimana masyarakat mendapat manfaat langsung. Kader PAN harus dan selalu hadir di tengah masyarakat,” tegas Ahmad Yohan.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan partai politik harus diukur bukan hanya melalui hasil pemilu, melainkan juga melalui kerja nyata, kepedulian sosial, dan kemampuan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sikka dalam sambutannya menekankan pentingnya peran PAN sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Kemitraan tersebut diharapkan dapat dibangun melalui komunikasi, kolaborasi, serta kontribusi konstruktif dalam mendukung pembangunan dan menjawab berbagai persoalan masyarakat Kabupaten Sikka.

Menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, partai politik dan pemerintah memiliki ruang untuk bekerja sama dalam kepentingan pembangunan daerah, dengan tetap menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Bagi DPD PAN Sikka, Rakerda ini menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus mengevaluasi perjalanan politik partai.

Setelah kehilangan tiga kursi di DPRD Kabupaten Sikka pada Pemilu 2024, PAN Sikka menghadapi tantangan untuk membenahi struktur, memperkuat kaderisasi, dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.

Pelantikan pengurus DPC dan relawan dari 21 kecamatan menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran PAN hingga ke tingkat kecamatan. Struktur yang telah dikukuhkan diharapkan tidak berhenti pada formalitas organisasi, tetapi mampu menjalankan program kerja yang terarah dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Rakerda juga menjadi forum untuk menyatukan visi dan langkah perjuangan seluruh kader dalam membangun organisasi yang lebih solid, terbuka, serta responsif terhadap dinamika dan persoalan daerah.

DPD PAN Sikka berharap seluruh pengurus dan relawan dapat menerjemahkan semangat konsolidasi tersebut ke dalam tindakan nyata, mulai dari memperkuat komunikasi dengan masyarakat, mengawal aspirasi warga, hingga berkontribusi dalam berbagai agenda pembangunan Kabupaten Sikka.

Melalui Rakerda dan pelantikan ini, PAN Sikka menegaskan komitmennya untuk membangun kembali kekuatan organisasi dengan menempatkan pelayanan masyarakat sebagai bagian penting dari perjuangan politik.

Bagi PAN Sikka, konsolidasi bukan sekadar menyatukan barisan, tetapi memastikan setiap kader hadir, bekerja, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Liputan warga oleh: Rudolfus Paskalis Dhika-Pengurus DPC PAN Sikka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Exit mobile version