Paket Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Gempa Palue Mulai Disalurkan Pemkab Sikka
MAUMERE-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Pulau Palue yang terdampak gempa bumi. Bantuan tersebut diberangkatkan dari Kabupaten Sikka, Senin (17/8/2026), dengan melibatkan relawan dari berbagai unsur.
Rombongan yang berjumlah lebih dari 60 orang itu terdiri atas unsur pemerintah, TNI, Polri, LSM, mahasiswa, serta tim kesehatan. Rombongan dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka, Yohanes Emil Satriawan.
Tim bergerak dari Posko Bantuan BPBD Kabupaten Sikka menuju Pelabuhan Feri Kewapante untuk selanjutnya berlayar menuju Pulau Palue.
Penyaluran bantuan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat Palue pada Minggu (16/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga bermalam di Palue untuk memantau langsung kondisi masyarakat terdampak.
Palue menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Sikka yang mengalami dampak cukup parah akibat gempa bumi. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 141 rumah warga mengalami rusak berat, tujuh fasilitas umum rusak, dan satu orang warga meninggal dunia.
Bantuan tahap kedua kali ini dikirim dalam jumlah lebih besar dengan menggunakan sekitar 10 kendaraan berupa truk dan mobil pikap milik TNI, Polri, Satpol PP, serta kendaraan umum.
Pelepasan bantuan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa.
Kegiatan diawali dengan doa dan pemberkatan oleh RD Dony Migo, Sekretaris Uskup Maumere.
Adapun bantuan yang dikirim ke Palue terdiri atas paket sembako, genset, obat-obatan, selimut, kasur lipat, tikar, paket kids ware, hygiene kit, serta water tank.
Margaretha mengatakan bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak, termasuk bantuan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pihak swasta, dan lembaga swadaya masyarakat.
“Inilah bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh pemerintah pusat, unsur swasta dan LSM. Warga terdampak sangat membutuhkan bantuan ini. Kiranya bantuan ini membantu meringankan beban penderitaan yang dialami masyarakat Palue yang terdampak bencana ini,” ujar
Margaretha saat melepas rombongan.
Ia berharap seluruh bantuan tersebut dapat segera diterima masyarakat terdampak dan membantu memenuhi kebutuhan mereka selama masa tanggap darurat pascagempa.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan