Berawal dari Keributan di Pasar Wairkoja, Dua Pemuda Ditikam di Desa Heopuat, Satu Meninggal, Satu Kritis
MAUMERE-Kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa terjadi di Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa tragis yang dipicu oleh masalah sebelumnya ini menyebabkan satu orang tewas di tempat dan satu lainnya dalam kondisi kritis akibat luka tusukan senjata tajam.
Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonard Tunga, membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat tersebut yang secara resmi dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga berinisial AW (20) ke SPKT Polsek Kewapante pada Jumat, 10 Juli 2026 malam, sekitar pukul 21.16 WITA.
Ipda Leonard Tunga menjelaskan bahwa peristiwa naas tersebut terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 13.00 WITA. Kejadian bermula ketika korban F (26) bersama korban GH (27) dan beberapa rekan mereka datang dari Desa Aibura, Kecamatan Waigete, menuju ke Desa Heopuat. Maksud kedatangan rombongan korban adalah untuk mencari seseorang yang sebelumnya diduga telah memukul F saat berada di Pasar Wairkoja, di mana terduga pelaku pemukulan tersebut diinformasikan berdomisili di Desa Heopuat.
“Sesampainya di lokasi kejadian, rombongan korban akhirnya bertemu dengan terlapor atau pelaku berinisial TK (36) yang berprofesi sebagai petani. Korban dan rekan-rekan sempat mempertanyakan kejadian pemukulan di pasar tersebut kepada pelaku hingga akhirnya situasi memanas lalu memicu adu mulut dan keributan hebat di antara mereka. Di tengah keributan yang terjadi, pelaku TK tiba-tiba mencabut sebilah pisau dan langsung melakukan penyerangan secara brutal ke arah para korban.
Akibat serangan senjata tajam tersebut, pelaku melakukan penikaman terhadap dua orang korban sekaligus. Korban F mengalami luka tusuk serius pada dada bagian sebelah kiri, sementara korban GH mengalami luka tusuk pada bagian punggung.
Korban GH ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat dan pendarahan hebat, sedangkan korban F yang juga mengalami luka berat di dada kirinya saat ini sedang dilarikan dan dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC. Hillers Maumere guna mendapatkan pertolongan medis darurat.
Pihak kepolisian dari Polsek Kewapante dibantu Polres Sikka yang menerima laporan tersebut langsung bergerak cepat dengan mendatangi serta mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga memeriksa saksi mata di lokasi, termasuk seorang saksi berinisial ALR (62), guna mendalami kronologi lengkap kejadian.
Saat ini, aparat kepolisian tengah melakukan tindakan hukum lebih lanjut terhadap pelaku TK dan mengimbau masyarakat agar mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan