Istri Wakil Bupati Sikka Bersama Istri Wartawan Gelar Buka Puasa dengan Anak Panti, Tegaskan Pentingnya Toleransi

waktu baca 2 menit

Sikka-Istri Wakil Bupati Sikka, Carolina Yani, bersama istri-istri wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) menggelar buka puasa bersama 40 anak Panti Asuhan Ummul Mukminin Hafsah Waioti, Jumat (28/3/2025). Acara penuh kehangatan ini berlangsung di pelataran Masjid Jami’ Darussalam Waioti.

Dalam suasana kebersamaan, anak-anak panti menikmati hidangan takjil yang disiapkan, seperti es buah, gorengan, dan bubur kacang hijau. Lebih dari sekadar berbagi makanan, momen ini menjadi ajang mempererat persaudaraan dan menegaskan nilai-nilai toleransi di Kabupaten Sikka.

Carolina Yani berbagi kisah pribadinya kepada anak-anak panti. Ia mengungkapkan bahwa dirinya berasal dari keluarga dengan latar belakang Muslim, di mana ibunya yang seorang Muslim kemudian memilih untuk memeluk agama Katolik.

“Keluarga kami terbiasa dengan keberagaman. Setiap kali Lebaran dan Natal, kami selalu berkumpul bersama. Karena saudara ibu saya Muslim,” ungkap Carolina.

Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan toleransi di tengah perbedaan.

“Toleransi di Kabupaten Sikka sangat tinggi. Kami berkomitmen untuk terus memelihara itu,” tegasnya.

Ia pun berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan hubungan silaturahmi dengan panti asuhan tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Ummul Mukminin Hafsah Waioti, Muhammad Ikhsan Wahab, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

“Kami bersyukur sekali. Dapat kabar tadi siang bahwa Ibu Wakil Bupati mau berbuka bersama dengan kami. Ini menunjukkan bahwa ada kebersamaan di tengah perbedaan,” ujar Ikhsan.

Menurutnya, kehadiran Carolina Yani dan istri-istri wartawan memberikan pelajaran berharga bagi anak-anak panti tentang pentingnya keberagaman, kebersamaan, dan toleransi.

Ikhsan, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Sikka, menegaskan bahwa semangat toleransi harus terus dijaga.

“Mari kita pupuk kebersamaan, semangat kerja sama, dan toleransi. Kita saling membantu dan tolong-menolong dalam perbedaan. Kabupaten Sikka yang beragam ini harus terus dibangun dengan semangat kebersamaan dan toleransi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *