Wabup Sikka: Perencanaan Tanpa Data Valid Hanya Buang Anggaran, Satu Data Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

waktu baca 2 menit

Sikka-Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan yang tidak didasarkan pada data valid hanya akan berujung pada pemborosan anggaran tanpa hasil yang tepat sasaran.

Hal ini disampaikannya saat membuka Forum Satu Data Kabupaten Sikka yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Sikka, Selasa (25/3).

“Tahun ini memasuki tahun ketiga bagi Pemerintah Kabupaten Sikka dalam melakukan penginputan data pada aplikasi e-Walidata SIPD RI. Namun, kita masih menghadapi tantangan besar, seperti duplikasi data, ketidaksesuaian standar, serta kurangnya koordinasi antara produsen dan pengguna data. Forum ini menjadi momentum penting bagi kita semua untuk menetapkan daftar data daerah, menentukan penanggung jawab data, serta menyusun jadwal pemutakhiran data secara berkala,” tegasnya.

Dorong Integrasi Data untuk SPBE dan e-Government

Dalam kesempatan tersebut, mantan anggota DPRD Kabupaten Sikka itu menyoroti pentingnya sistem data yang lebih terintegrasi seiring dengan perkembangan teknologi. Ia menekankan bahwa pembangunan Portal Satu Data merupakan langkah strategis dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-Government.

“Dengan sistem data yang terintegrasi, kita tidak hanya mempermudah perencanaan dan evaluasi pembangunan, tetapi juga memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat terhadap informasi publik,” jelasnya.

Komitmen Pengelolaan Data yang Berkualitas

Wabup Sikka mengajak seluruh OPD, kecamatan, desa, serta pemangku kepentingan lainnya untuk berkomitmen dalam menyediakan data yang berkualitas.

Ia menegaskan bahwa koordinasi antara produsen data, walidata daerah (Dinas Kominfo), pembina data (BPS), serta koordinator forum data (Bapperida) harus semakin diperkuat agar mekanisme pengelolaan data berjalan optimal.

“Penggunaan data yang akurat adalah keharusan dalam perumusan kebijakan. Tanpa data yang valid, perencanaan hanya akan menghabiskan anggaran tanpa hasil yang jelas. Oleh karena itu, mari kita wujudkan Satu Data Kabupaten Sikka demi pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, pimpinan perangkat daerah, serta para camat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *