Fraksi Garda Solidaritas DPRD Sikka Soroti Kelangkaan Minyak Tanah Jelang Hari Raya dan Kapasitas Cold Storage yang Tidak Memadai Bagi Nelayan

Sikka-Menjelang perayaan hari raya, Fraksi Garda Solidaritas DPRD Sikka meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sikka lebih aktif mengawasi distribusi minyak tanah.
Fraksi menilai masih ada agen-agen yang tidak transparan dalam pendistribusian, sehingga masyarakat sulit mendapatkan bahan bakar tersebut.
“Kami berharap ada tindakan tegas agar kelangkaan ini tidak terus berulang setiap tahun,” ujar anggota Fraksi Garda Solidaritas, Agustinus Feliksius Segon saat membacakan Pemandangan Umum Fraksi, Jumat (21/03/2025) pagi.
Selain itu, Fraksi Garda Solidaritas menyoroti keterbatasan fasilitas penyimpanan ikan (cold storage) di Kabupaten Sikka yang menyebabkan banyak hasil tangkapan nelayan terbuang sia-sia.
“Kami mendesak pemerintah untuk segera mencari solusi agar kapasitas penyimpanan diperluas dan hasil tangkapan nelayan tidak terbuang percuma,” ujar Feliks Segon.
Fraksi Garda Solidaritas Kritik Sistem Retribusi Pemotongan dan Karantina Hewan
Fraksi Garda Solidaritas meminta pemerintah mengevaluasi sistem pengelolaan retribusi di tempat pemotongan dan karantina hewan.
Menurut fraksi, sistem saat ini masih belum optimal dan perlu transparansi lebih lanjut agar pengelolaan menjadi lebih baik.
Dalam pemandangan umum ini, Fraksi Garda Solidaritas juga mengkritik Dinas Lingkungan Hidup yang lebih fokus pada target retribusi sampah daripada meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah.
Menurut fraksi, sistem pengangkutan dari TPS ke TPA belum maksimal, sehingga menyebabkan penumpukan sampah di berbagai titik. Fraksi juga meminta pemerintah menyediakan kontainer sampah di setiap puskesmas untuk meningkatkan kebersihan fasilitas kesehatan.