TRUK F Desak Pemerintah Tingkatkan Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

waktu baca 2 menit
Kordinator TRUK F, Suster Fransiska Imakulata, SSpS

Maumere-Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sikka dan Ende menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah. Perkumpulan Divisi Perempuan Tim Relawan Untuk Kemanusiaan Flores (TRUK F) menegaskan bahwa langkah konkret harus segera diambil untuk memastikan perlindungan yang lebih baik bagi korban.

Dalam laporannya, TRUK F merekomendasikan beberapa kebijakan penting, di antaranya penambahan anggaran untuk penanganan kasus melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Sikka serta pembentukan UPTD PPA di Kabupaten Ende.

Selain itu, penyediaan rumah aman milik pemerintah di kedua kabupaten menjadi kebutuhan mendesak agar korban tidak terpaksa kembali ke lingkungan yang tidak aman.

Kendala lain yang masih dihadapi adalah biaya visum dan perawatan medis yang masih menjadi beban korban. TRUK F menekankan bahwa pemerintah harus menanggung biaya ini agar korban mendapatkan akses keadilan tanpa hambatan finansial.

Di sisi lain, kurangnya tenaga profesional dalam pendampingan korban juga menjadi perhatian utama.

TRUK F merekomendasikan penambahan psikolog, dokter jiwa, ahli bahasa isyarat, serta tenaga ahli di bidang digital forensik untuk menangani kasus kekerasan berbasis teknologi yang semakin marak.

Tak hanya fokus pada penanganan, TRUK F juga mendorong upaya pencegahan melalui edukasi publik terkait perlindungan perempuan, anak, dan migrasi aman.

Pelibatan masyarakat desa juga menjadi strategi penting dalam menciptakan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, agar masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan sejak dini.

“Dengan rekomendasi ini, TRUK F berharap pemerintah daerah lebih serius dalam membangun sistem perlindungan yang berpihak pada korban. Tanpa langkah nyata, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak hanya akan terus meningkat,” ungkap Kordinator TRUK F, Suster Fransiska Imakulata, SSpS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *