JPYK-Simon Dilantik Prabowo, Melki Mekeng: Sudah Waktunya Sikka Dipimpin Orang Muda yang Energik dan Visioner

Jakarta-Kabupaten Sikka kini memasuki babak baru kepemimpinan dengan dilantiknya Juventus Prima Yoris Kago (JPYK) dan Ir. Simon Subandi Supriadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sikka periode 2025-2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025, ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam acara jamuan makan siang usai pelantikan, Anggota DPR RI asal Kabupaten Sikka, Melchias Markus Mekeng, memberikan pesan yang sarat makna kepada Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang baru, JPYK-Simon. Menurutnya, sudah saatnya Kabupaten Sikka dipimpin oleh generasi muda yang energik dan visioner.
Acara jamuan makan siang pasca pelantikan di Roemah Kuliner, Jakarta Pusat turut dihadiri oleh keluarga Bupati dan Wakil Bupati, warga diaspora Sikka di Jakarta, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, serta perwakilan partai koalisi.
“Kita orang Maumere pasti senang, karena kita punya seorang Bupati yang masih sangat muda, umur 33 tahun. Kalau pilih yang berumur lain mungkin sudah tidak kuat untuk menjelajah wilayah yang cukup luas, naik-turun gunung. Sudah waktunya kita ini dipimpin oleh orang muda,” ujar Melki Mekeng.
Lebih lanjut, ia menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Sikka, khususnya dalam hal infrastruktur dan kebersihan kota.

“Saya ingin Maumere itu agak berubah, karena yang saya lihat Maumere sekarang tertinggal dari kabupaten lain, dari sisi infrastrukturnya, kotanya yang gelap, kotanya yang tidak bersih. Ini membuat Kabupaten Sikka ini tidak menjadi daya tarik buat orang (wisatawan maupun investor, red) untuk datang,” ungkapnya.
Dalam pesannya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Melki Mekeng menekankan dua prinsip utama yang harus dijalankan dalam kepemimpinan mereka, yaitu integritas dan meritokrasi.
“Saya berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati, yang pertama tidak boleh korupsi. Karena korupsi itu penyakit yang akan menghancurkan kabupaten ini,” tegasnya.
“Yang kedua, jalankan meritokrasi. Meritokrasi itu persisnya adalah right man on the right place. Jadi jangan karena kita punya teman, keluarga, atau tim sukses, kita seenaknya tunjuk orang jadi kepala dinas atau camat. Kita bersyukur dan berterima kasih kepada tim sukses, tetapi juga jangan tim sukses ini justru menjadi beban kita. Semuanya itu harus kembali kepada aturan yang ada,” ujar Melki Mekeng.
Dengan kepemimpinan yang baru, harapan besar kini bertumpu pada JPYK-Simon untuk membawa perubahan positif bagi Kabupaten Sikka. Masyarakat menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil dalam lima tahun ke depan demi mewujudkan Sikka yang lebih maju dan sejahtera.
Untuk diketahui pula, pelantikan JPYK-Simon merupakan bagian dari pengangkatan serentak 961 kepala daerah oleh Presiden Prabowo, sebagaimana yang telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 15P dan 24P Tahun 2025 serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-1719 Tahun 2025.
Pasca-pelantikan, seluruh kepala daerah yang baru saja dilantik dijadwalkan mengikuti retret kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025.